Dubes: Hari Penyatuan Jerman tegaskan komitmen pada perdamaian

Jakarta (ANTARA News) – Duta Besar Jerman yang ditunjuk untuk Indonesia Peter Schoof mengatakan arti Hari Penyatuan Jerman yang diperingati setiap 3 Oktober merupakan penegasan kembali komitmen bangsanya pada perdamaian.

“Kami percaya bahwa kesempatan ini datang bersama tanggung jawab moral dan politik, terlebih di tengah kemunculan gelombang populisme dan simplifikasi yang berbahaya, kami bangsa Jerman berada di sisi yang membela perdamaian, demokrasi, toleransi, aturan hukum, dan kebebasan pers,” kata Schoof di Jakarta, Rabu (3/10) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Schoof dalam acara peringatan Hari Penyatuan Jerman di Jakarta yang dihadiri ratusan komunitas Jerman, diplomat, dan masyarakat Indonesia alumni Jerman. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong turut memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.

Bagi Schoof, momen Hari Penyatuan Jerman membawa kembali ingatan akan kejadian pada 1989-an dan puncaknya pada 3 Oktober 1990, saat rakyat Jerman Barat dan Timur bersatu menghancurkan Tembok Berlin yang memisahkan mereka selama bertahun-tahun.

“Saya adalah salah satu saksi hidup dari kejadian yang luar biasa itu, saat itu saya berumur 30-an, dan itu sangat membekas bagi saya, dan kami Bangsa Jerman, bahwa Penyatuan Jerman merupakan kehendak rakyat,” kata dia.

Oleh karena itu, Schoof menggarisbawahi Jerman akan senantiasa mempertahankan dan melaksanakan tanggung jawab yang datang bersama momen tersebut, baik di dalam negeri maupun bagi dunia.

Terkait kemunculan populisme di sebagian masyarakat Jerman, yang salah satunya ditandai penolakan terhadap pengungsi, Schoof mengatakan jumlah masyarakat yang mendukung globalisme jauh lebih banyak dan Jerman akan senantiasa mengacu pada nilai-nilai universal, seperti perdamaian, demokrasi, toleransi, aturan hukum, dan kebebasan pers.

“Anda tahu, bahwa tema peringatan Hari Penyatuan Jerman tahun ini di Berlin adalah ‘only with you’ (hanya denganmu) yang memiliki arti spesifik bahwa para pengungsi bersama kami. Kami menginginkan mereka bersama kami, kami ingin mereka bekerja bersama kami, dan ini adalah pesan yang sangat penting,” kata dia.

Hari Penyatuan Jerman pada 3 Oktober merupakan hari libur nasional Jerman untuk memperingati selesainya proses penyatuan kembali Jerman Barat dan Jerman Timur yang ditandai dengan penghancuran Tembok Berlin pada 9 November 1989 yang memisahkan kedua saudara secara ideologi sejak 1961.

Pewarta: Azizah Fitriyanti
Editor: Rahmad Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2018